Kunjungi Pengungsi di Gempol Sukabumi, Pimpinan STAI Pelabuhan Ratu Beserta MWC NU Palabuhanratu Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
- Selasa, 17 Desember 2024
- FAHMI SAHAB
- Puket 1
- 4 Kali dilihat
STAIP.AC.ID -- Pimpinan STAI Pelabuhan Ratu beserta jajaran MWC (Majelis Wakil Cabang) NU (Nahdlatul Ulama) Palabuhanratu melakukan kunjungan ke lokasi pengungsian di Gempol, Sukabumi, Selasa 17 Desember 2024.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada warga yang terdampak bencana, yang sebelumnya mengalami musibah akibat bencana longsor yang mengakibatkan pergeseran tanah yang menimpa tempat tinggalnya.
Intensitas curah hujan yang tinggi mengakibatkan sebagian besar warga meninggalkan rumahnya dan tinggal di pengungsian dengan kehidupan yang serba terbatas.
Dalam misi kemanusiaan ini, STAI Pelabuhan Ratu dan MWC NU Palabuhanratu menyalurkan berbagai jenis bantuan, mulai dari sembako (sembilan bahan pokok), pakaian layak pakai, obat-obatan, hingga perlengkapan hidup sehari-hari yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi.
Pimpinan STAI Pelabuhan Ratu, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian sosial yang menjadi amanah bersama dalam memberikan bantuan kepada sesama, khususnya warga yang sedang membutuhkan di tengah kesulitan akibat bencana.
Menurut Abdullah Mu’min selaku Puket 1 Bidang Akademik STAI Pelabuhan Ratu, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara masyarakat, lembaga pendidikan, dan organisasi sosial. Diharapkan agar solidaritas antara berbagai elemen masyarakat tetap terjaga, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi antara STAI Pelabuhan Ratu, MWC NU, dan masyarakat setempat diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai bentuk kegiatan sosial lainnya.
“kegiatan ini murni inisiasi bentuk kepedulian antar sesama, berkolaborasi dengan Ormas MWC NU Palabuhanratu dengan harapan dapat memberi dorongan agar terbangun kebersamaan dan solidaritas tetap terjaga’ ujarnya.
Pada kesempatan itu, pihak STAI Pelabuhan Ratu juga memberikan motivasi kepada para pengungsi agar tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan tersebut, serta berharap semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka. Selain itu, MWC NU Palabuhanratu sebagai lembaga yang aktif dalam kegiatan sosial juga menyampaikan rasa solidaritas dan semangat untuk terus bersama-sama mengatasi kesulitan yang terjadi pasca-bencana.
Pimpinan MWC NU Palabuhanratu, Asep Qostolani berharap kegiatan semacam ini bisa berkelanjutan dan semakin mempererat tali persaudaraan serta kebersamaan di masyarakat. Selain bantuan langsung, mereka juga berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada pemulihan jangka panjang pascabencana, termasuk dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak.
“Harapan terbesar adalah agar warga yang terdampak bencana dapat segera pulih, baik secara fisik maupun mental. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan dasar, serta memberikan dorongan semangat untuk bangkit kembali dari kesulitan yang mereka alami”, ujar ketua MWC Palabuhanratu.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar, yang merasa terbantu dengan kehadiran relawan dan bantuan yang diberikan. Ke depannya, diharapkan sinergi antara lembaga pendidikan seperti STAI Pelabuhan Ratu dan organisasi kemasyarakatan seperti MWC NU dapat terus berjalan guna memberikan manfaat lebih besar lagi bagi masyarakat.
Semoga dengan adanya bantuan ini, warga yang terdampak bencana di Gempol dan sekitarnya dapat segera pulih dan melanjutkan kehidupan mereka dengan lebih baik.*
Highlight
Berita Populer
Berita Lainnya